Seperti contoh bibit belut yang di hasilkan dengan menggunakan setrum : cara penangkapannya dengan Voltase terlalu tinggi, untuk pengadaptasianya bisa mencapai 1 bulan bahkan bisa lebih dan jika dalam proses pengaptasian salah, bisa mengakibatkan kematian pada waktu pemeliharaan.
Jika dalam waktu menangkapnya (belut) dengan menggunakan alat setrum, apabila stik strum mengenai badan belut, belut tidak akan bisa tahan hidup lebih lama.
Belut hasil setruman akan tetap bisa hidup dan bisa dibesar di air bersih jika cara penangkapannya dengan tehnik yang benar misal: Voltase strum tidak terlalu besar, stik strum tidak mengenai badan belut, waktu penyetruman, tidak terlalu lama (belut tidak sampai kaku) dan Belut yang kita ambil dari tanah/lumpur yang subur dan tidak subur juga sangat berpengaruh.
Ciri-ciri bibit belut hasil Setruman antara lain: Pada bagian dubur berwarna kemerahan, pada bagian insang juga berwarna kemerahan. jika stik setrum mengenai badan belut, pada badan belut tersebut dalam waktu 2 hari atau lebih akan timbul luka seperti koreng dan lama-lama belut akan mati.
Di ambil dari Sumber : http://belutpurbalingga.blogspot.com
Ciri-ciri Bibit Belut
Tidak semua bibit belut bila dipelihara akan bisa besar, adapun ciri-ciri balut yang bisa besar dan tidak bisa besar bila kita budidayakan antara lain:
- Bibit belut yang warna hitam dari kepala sampai ekor , bibit ini tidak bisa besar.
- Bibit belut yang berwarna kemerah-merahan terang disekujur tubuhnya,bibit ini tidak bisa besar.
- Bibit belut yang berwarna hitam dan panjang, lambat pertumbuhannya atau kemungkinan tidak bisa besar walau lama dipelihara.
- Bibit belut warna hitam kepala lebih besar (tidak proporsional) tidak baik untuk dibudidayakan karena tidak bisa besar. Bibit ini kalau dipegang terasa agak keras.
- Bibit belut yang berwarna abu-abu paling besar seukuran jempol tangan namun perkembangannya sangat lambat.
- Bibit yang berwarna dominan coklat dan kehijau-hijauan seluruh tubuhnya,bibit ini bisa besar bila di budidaya dan Bibit ini kebanyakan di dapat dari sawah
- Bibit belut yang dominan warna "coklat bening" dan totol-totol hitam sangat bagus untuk dibudidayakan karena cepat besar dalam waktu singkat.
- Bibit yang paling bagus, warna rata-rata punggung kuning kecoklatan dan ada batikannya di bagian ekor, Di bagian Kepala ada "coretan-coretan" warna kuning, dada berwarna kuning / oranye. bibit ini bisa mencapai ukuran sebesar pergelangan tangan orang dewasa.
Di ambil dari Sumber : http://belutpurbalingga.blogspot.com dan http://tehnikbudidayabelut.blogspot.com
Harga benih per KG berapa pak? Dan alamat jelasnya dimana? trms
BalasHapusHarga benih per KG berapa pak? Dan alamat jelasnya dimana? trms
BalasHapusMohon maaf bpk hartono. Untuk saat ini kami tdk jualan bibit belut,melainkan kam cm membantu memberikan masukan seputar budidaya belut diair bersih/bening.
BalasHapusSaran kami, apabila bpk mau mendatangkan bibit belut, sebaiknya dari wilayah bpk sendiri saja dan hati-hati,bpk jangan mudah percaya JIKA SIPENJUAL BIBIT BELUT BIKANGNYA, klo "KLO BIBITnya HASIL DARI PENANGKARAN/BUDIDAYA/PEMBIBITAN sendiri".